Wakil Ketua KPK : Modus Suap Menggunakan ATM Merupakan Model Terbaru Para Koruptor
Hukrim.(gorontalonews) - Maraknya operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK, tidak membuat jera para koruptor yang menyengsarakan rakyat, bahkan modus pelicin (suap) banyak modusnya untuk mengelabui penegak hukum.
Menurut Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, modus suap dengan menggunakan ATM merupakan model terbaru para koruptor agar tak mudah dilacak oleh pihaknya,seperti dikutip laman liputan6.com
“ATM ini memang sekarang menjadi model yang baru,karena mereka bisa lebih nyaman tidak perlu bawa-bawa uang bawa uang cash,” ujar Basaria di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (12/2/2018).
Jika menggunakan uang cash, menurut Basaria, pelaku suap akan lebih mudah terdeteksi. Membawa uang Rp 1 miliar dalam bentuk cash minimal harus membawa dua koper. “ATM diberikan tinggal mengambil yang bersangkutan,
Jadi memang setiap saat modus operandi yang dilakukan para pelaku tindak pidana termasuk tindak pidana korupsi pasti akan berkembang,” kata dia.
Dengan perkembangan modus yang dilakukan para pelaku korupsi, Basaria mengimbau agar penegak hukum juga bisa mengikuti perkembangan modus-modus operandi tersebut.
“Ini diharapkan memang otomatis juga para penegak hokum akan dipaksa mengikuti perkembangan –perkembangan yang dilakukan oleh para pelaku.”kata Wakil Ketua KPK Basaria.
Editor By : GSatu
Sumber/Foto : Liputan6.com/Google

Tidak ada komentar